Assalamu
alaikum wr.wb
Dilahirkan dan dibesarkan dari keluarga sederhana
yang berprofesi sebagai petani tidak membuatku patah semangat untuk menuntut
ilmu setinggi mungkin. Saya menyelesaikan studi sarjana di Universitas Hasanuddin
Makassar pada tahun 2018 dengan peminatan jurusan Fisika selama 4 tahun 9
bulan. Semasa kuliah saya aktif dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Fisika
FMIPA Unhas, BEM FMIPA Unhas sebagai Kordinator Eksternal (Advokasi), MAPERWA
FMIPA Unhas sebagai sekretaris, Unit Kegiatan Intelegencius BEM FMIPA Unhas
(unit kegiatan penalaran), UK SINTESIS BEM FMIPA Unhas (unit kegiatan
jurnalistik), dan KPA OMEGA Himafi FMIPA Unhas. Selain organisasi intra kampus,
saya juga aktif dibeberapa organisasi ekstra kampus seperti Aliansi Selamatkan
Pesisir. Keaktifan di organisasi ini mengasah kemampuan saya dalam kepemimpinan
dan membangun inisiatif-inisiatif untuk mengambil tindakan nyata dalam merespon
permasalahan sosial dan pendidikan di tingkat lokal, provinsi, dan nasional.
Selain itu, saya juga aktif mengikuti beberapa kegiatan volunteer, pemberdayaan masyarakat, pembasisan di daerah dan
kegiatan kepemimpinan.
Bagi saya, kualitas suatu bangsa dapat dilihat dari
sumber daya manusia yang dimiliki. Sumber daya manusia dapat ditakar dengan
mutu pendidikan yang memadai. Maka menjadi proyek kerja pemerintah dalam
memeratakan pendidikan sampai dipelosok tanah air. Sebagai pemuda yang memiliki
kepekaan sosial dan memaknai Undang-undang Dasar 1945 terkhusus pada alinea ke 4
harus turut andil dalam memeratakan pendidikan. Seorang filsuf India, Swami
Vivekananda pernah bilang, ” jangan bikin kepalamu menjadi perpustakaan,
pergunakan pengetahuanmu untuk diamalkan”.
Motto saya dalam mengikuti kegiatan ini bahwa
mengajar adalah cara terbaik merawat ilmu pengetahuan. Mengamalkan ilmu
pengetahuan dari apa yang diperoleh dan didengar merupakan satu langkah untuk
membangun negara yang madani. Negeri madani adalah negeri yang maju diatas
kesejahteraan rakyatnya. Negara yang maju adalah negara yang mandiri, baik itu
pendidikan, pangan, energi, dan lain sebagainya. Maka tugas seorang pemuda
sebagai generasi penerus bangsa adalah membantu pemerintah dalam menjadikan
negara ini sejahtera. Dengan bergabung dibeberapa kegiatan volunteer, seperti pada kegiatan Saudara Satu Negara ini adalah
cara terbaik dalam memeratakan pendidikan.
Jika saya berkesempatan untuk diterima pada kegiatan
ini, saya akan mewujudkan mimpi saya untuk membantu masyarakat dalam memperoleh
pendidikan atau pengetahuan sebagai wujud pelaksanaan dalam pemerataan
pendidikan. Selain itu, dengan spesialisasi jurusan saya pada bidang fisika
terapan, saya akan memberikan pengetahuan kemasyarakat dalam menangani
permasalahan di daerahnya seperti masalah energi dan listrik. Memberikan
pengetahuan terkait energi terbarukan agar menjadi modal besar dalam mengawal
masyarakat yang mandiri. Sebagai penutup, dengan masyarakat yang sejahtera maka
kita pasti bisa membuat negeri madani yang indah.
Hormat saya,
Bau Irfan
Alfajri











